Feeds:
Posts
Comments

Salah satu penyebab krisis keuangan Amerika Serikat yang kemudian menjalar ke Negara-negara lain adalah transaksi produk derivatif yang dilaksanakan oleh perusahaan atau individu. Perusahaan-perusahaan di Indonesia termasuk BUMN juga melaksanakan transaksi tersebut dan akhirnya mengalami kesulitan keuangan karena adanya perubahan pasar yang berlawanan dengan harapan atau prediksinya. Berbagai media telah mengulas transaksi tersebut, bahkan salah satu koran nasional, Investor Daily, menurunkan tulisan tentang produk derivatif dalam 4 (empat) tulisan berturut-turut mulai tanggal 17 Februari 2009 yang lalu. Tulisan ini dimaksudkan untuk menjelaskan apa dan bagaimana sebenarnya produk derivatif tersebut serta bagaimana islam melihatnya dan memberikan solusinya.

Continue Reading »

APRIL (Asia Pacific Resources International Holding Limited) is one of the leading players in the global fiber, pulp and paper industry. Headquartered in Singapore, APRIL has principal fiber plantations and manufacturing operations in Indonesia. APRIL develops over 50,000 ha of sustainable acacia fiber plantations per year integrating environmental conservation and social responsibility with economic objectives under a mosaic plantations landscape concept. It owns and operates one of the world’s largest pulp and paper mill complexes. The industrial site in Pangkalan Kerinci in Riau, Sumatera includes modern pulp and paper mills, an integrated chemical plant, and a power plant that generates all the energy for the complex and nearby town. The pulp mill, with one of the biggest single production lines in the world, has a design capacity of more than 2 million tones per year. The paper mill has one of the world’s fastest fine paper machines, running maximum speeds of over 1,500 meters per minute. The capacity of paper mill is more than 750,000 tones per year. PaperOne TM is APRIL’s flagship brand and available more than 50 countries. It is made of ECF pulp produced from 100% plantation fiber.

Continue Reading »

 

Oleh : KH. M. Shiddiq al-Jawi

Pengantar

Ketika kaum muslimin hidup dalam naungan sistem Khilafah, berbagai muamalah mereka selalu berada dalam timbangan syariah (halal-haram). Khalifah Umar bin Khaththab misalnya, tidak mengizinkan pedagang manapun masuk ke pasar kaum muslimin kecuali jika dia telah memahami hukum-hukum muamalah. Tujuannya tiada lain agar pedagang itu tidak terjerumus ke dalam dosa riba. (As-Salus, Mausu’ah Al-Qadhaya al-Fiqhiyah al-Mu’ashirah, h. 461).

Continue Reading »

PT Jamsostek (Persero), suatu Badan Usaha Milik Negara, yang bergerak di bidang Jaminan Sosial Tenaga Kerja membutuhkan tenaga-tenaga profesional untuk mengisi posisi pada daerah penempatan Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua. Posisi yang diperlukan adalah:

Continue Reading »

PT Bawana Margatama adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penunjang MIGAS. Saat ini perusahaan kami sedang membutuhkan pegawai yang professional dan terampil.

Accounting & Tax
(Jakarta Raya)

Continue Reading »

P EN G U M U M A N

NOMOR : KP.03/350/DPR RI/XI/2009

REKRUTMEN CALON TENAGA AHLI PADA ALAT KELENGKAPAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2009

Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Warga Negara Indonesia lulusan S2 untuk menjadi Tenaga Ahli pada Alat Kelengkapan Dewan di DPR RI, dengan jabatan, kualifikasi pendidikan, dan alokasi formasi sebagai berikut :

Continue Reading »

23-Nov-2009

Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso mengatakan, hasil audit investigasi BPK terhadap bailout Bank Century akan di buka kepada masyarakat luas. Hal tersebut dikatakan Priyo sesaat sebelum mendampingi Ketua DPR menerima Pimpinan BPK yang akan menyerahkan hasil audit investigasi terhadap Bank Century, di DPR, Senin (23/11).

"Setelah kami menerima laporan audit BPK kami akan rapat pimpinan. Kami akan rapat pimpinan tapi kami usahakan di-publish. Karena ini permintaan khusus BPK dengan berbagai pertimbangan untuk kepentingan bersama bisa kita publish," ujar Priyo Budi Santoso.

Priyo menambahkan, pihaknya juga akan bertanya kepada pimpinan BPK untuk mengetahui apakah laporan ini sudah final atau baru progress report sementara.

"Kami akan segera mengundang pihak-pihak terkait agar dalam waktu yang tidak terlalu lama kami dapat mengambil sikap. Memang semua depend on hasil audit BPK. Kalau ada indikasi tindak pidana, itu akan dilakukan langkah-langkah yang menurut kami tepat. Kalau hasil audit BPK tidak bermasalah ya mohon maaf harus ditutup buku," tambahnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPR lainnya dari F-PDIP, Pramono Anung. Menurutnya, setelah laporan tersebut masuk ke DPR, maka setiap anggota DPR boleh mendapatkannya. "Dan itu tidak bersifat rahasia," tambahnya.

Terkait pernyataan Presiden SBY yang meminta agar masalah bailout Bank Century ini dibuka ke publik, baik Pramono maupun Priyo mengapresiasinya.

"Presiden tadi malam sudah mendukung untuk segera membuka ke publik hasil audit BPK, dan ini merupakan momentum yang baik," ujar Pramono.

"Pernyataan presiden harus kita apresiasi, bahwa jangan ada ikhtiar untuk menutup-nutupi. Kalau Bapak Presiden sudah progresif, tentu seluruh elemen masyarakat harus mendukung," imbuh Priyo.

Dalam kesempatan tersebut, Priyo juga mengungkapkan bahwa pimpinan BPK sempat mengeluhkan sulitnya menembus Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Ada keluhan kecil, pimpinan BPK bahwa agak sulit menembus PPATK. Kita support penuh kepada pihak BPK agar semua lembaga mau bekerjasama dengan BPK. Kita serahkan dulu agar mereka melalui mekanisme yang ada. Apabila ada kesengajaan PPATK untuk menutupi, nanti kita akan telusuri masalah ini. Saya yakin ini persoalan UU yang membuat mereka memasang rambu-rambu," ungkap Priyo.(ol)

 

Sumber: http://www.dpr.go.id